Menu ✖

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Belum Reda, Dinkes Kolut Terus Pantau Kualitas Udara: Siagakan 16 Puskesmas Layani Masyarakat yang Terpapar Asap Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar Asap Karhutla Mengancam Aktivitas Sekolah, Dikbud Kolaka Utara Siapkan Opsi PJJ hingga Liburkan Siswa Sekda Kolut Sebut Ancaman Banjir Intai Kolaka Utara 10-20 Tahun Mendatang: Kerusakan Alam Tak Boleh Dibiarkan, Lakukan Langkah Antisipasi dari Sekarang! Peduli Kesehatan Masyarakat Terdampak Asap, PBFI Kolaka Bagikan Masker  Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

Sultra Raya

Abd Azis Ajak Bepolitik Riang dan Gembira

badge-check

WARTASUAR.COM, Kolaka – Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) masih berjalan. Untuk itu Bupati Koltim Abd Azis mengajak seluruh pihak agar menjalani dan menghadapi Pilkada 27 November mendatang, harus dilakukan dengan riang dan gembira.

Bupati Koltim Abd Azis mengatakan, Pilkada hanyalah siklus sekali dalam lima tahun, tetapi persaudaraan, kebersamaan dan keutuhan adalah sesuatu yang harus dijaga dan dirawat sampai kapanpun.

“Mari kita berpolitik ini dengan riang gembira saja, jangan saling sikut, saling adu domba, saling benci dan saling menjatuhkan. Siapapun yang terpilih nantinya, itulah pilihan terbaik masyarakat Kolaka Timur, dan yang pasti itulah yang ditetapkan Allah SWT,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh masyarakat Koltim juga punya harapan yang sama untuk menciptakan pemilu yang aman dan damai, sehingga akan menjadi contoh di Sultra nantinya. Jika Pilkada Koltimlah yang paling adem dan sejuk.

Diakuinya, pilkada hanya sekali dalam lima tahun, setelah itu akan kembali seperti biasa. Jika sebelum Pilkada sudah timbul rasa saling benci, adu domba dan sejenisnya, maka kedamaan dalam satu lingkungan sulit terwujud.

”Kita semua ini adalah saudara, kita bertetangga, bersaudara, berteman, bersahabat adalah selamanya. Jangan hanya karena pemilu yang sekali dalam lima tahun, kita berselisih, bertengkar, tidak akur, tidak damai, yang pada akhirnya akan merugikan kita sendiri,” sebutnya.

Abd Azis yang juga pembina politik di daerah ini, menambahkan, peserta pemilu adalah orang-orang yang memiliki intelektual, emosional dan spiritual yang tinggi. Sehingga setinggi atau sepanas apapun konstestasinya, mereka hanya akan beradu dan berlaga di momen pemilu, setelah itu mereka akan saling merangkul dan mendukung.

”Begitupun pemilih atau masyarakat, harus bisa menjaga emosional dan sikap yang baik kepada sispapun meski tak satu pilihan. Sekali lagi saya ingatkan, pilkada hanya sekali dalam lima tahun, tapi kita semua ini akan bersama selalu dan hidup dalam kerukunan dan kebersamaan yang indah,” tandasnya. (hrn)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar

15 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Polresta Kendari Ungkap Tujuh Perkara Pidana, Buser 77 dan Polsek Mandonga Bergerak

8 Oktober 2026 - 18:29 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Trending di Collection