Menu ✖

Mode Gelap
Kabut Asap Karhutla Belum Reda, Dinkes Kolut Terus Pantau Kualitas Udara: Siagakan 16 Puskesmas Layani Masyarakat yang Terpapar Asap Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar Asap Karhutla Mengancam Aktivitas Sekolah, Dikbud Kolaka Utara Siapkan Opsi PJJ hingga Liburkan Siswa Sekda Kolut Sebut Ancaman Banjir Intai Kolaka Utara 10-20 Tahun Mendatang: Kerusakan Alam Tak Boleh Dibiarkan, Lakukan Langkah Antisipasi dari Sekarang! Peduli Kesehatan Masyarakat Terdampak Asap, PBFI Kolaka Bagikan Masker  Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

Sultra Raya

BPS Butur Sosialisasikan Desa Cantik

badge-check


 BPS Butur Sosialisasikan Desa Cantik Perbesar

WARTASUAR.COM, Buranga – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buton Utara (Butur) gelar sosialisasi dan pembinaan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Hotel Sara’Ea Kecamatan Kulisusu, Rabu (11/9). Kegiatan ini dibuka Asisten bidang Pembangunan dan Ekonomi, Sahrun Akri.

Sahrun Akri dalam sambutannya mengungkapkan, BPS kembali menyelenggarakan Program Desa Cantik, dan yang terpilih Desa Rombo, Kecamatan Kulisusu yang mewakili seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Buton Utara. Desa tersebut akan dijadikan lokus pembinaan Program Desa Cinta Statistik.

“Saya harapkan penyelenggaraan Program Desa Cantik dilaksanakan berdasarkan prinsip kebutuhan dan kearifan lokal desa/kelurahan,” ungkapnya.

Mantan Kadis Pertanian Butur ini menjelaskan, tujuan penyelenggaraan Program Desa Cantik tersebut salah satunya untuk meningkatkan kesadaran dan peran aktif perangkat desa/kelurahan serta masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik.

Selain itu, katanya untuk standarisasi pengelolaan data statistik guna menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik, optimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga program pembangunan di desa/kelurahan tepat sasaran serta membentuk agen-agen statistik pada tingkat desa/kelurahan.

“Kapabilitas aparat desa/kelurahan yang mumpuni akan memberikan dampak data statistik yang dikelola oleh desa/kelurahan akan semakin berkualitas dan dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan sehingga pembangunan di desa/kelurahan menjadi lebih tepat sasaran,” tandas Sahrun Akri dalam sambutannya.

Ditempat yang sama, Kepala BPS Butur Suharjufito Endo mengatakan, program desa cantik 2024 merupakan tahun ketiga, setelah sebelumnya dilaksanakan di Desa Kalibu, Kecamatan Kulisusu 2022 dan Desa Kadacua, Kecamatan Kulisusu 2023.

Desa Rombo, Kecamatan Kulisusu akan bersama-sama dengan 502 desa/kelurahan yang terpilih dan tersebar di seluruh wilayah Kesatuan Republik Indonesia.

“Kami berupaya agar kegiatan pembinaan desa cantik di Desa Rombo bisa berkontribusi dalam upaya penanganan stunting, terutama dari sisi penguatan datanya,” ujarnya.

Ia berharap, dukungan dan bantuan dari OPD terkait untuk bisa bersinergi dengan BPS Butur dan Desa Rombo, sehingga hasil yang dicapai atas pelaksanaan kegiatan ini sukses dan lancar. (wan)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Sultra Tetapkan Mantan Sekda Asrun Lio Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Rp4,23 Miliar

15 Oktober 2026 - 20:40 WITA

Safari Subuh di Baruga, Kapolresta Kendari Ajak Warga Perkuat Kamtibmas

15 Oktober 2026 - 08:37 WITA

Unggul dengan 42 Suara, Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO 2026–2030

13 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Polresta Kendari Ungkap Tujuh Perkara Pidana, Buser 77 dan Polsek Mandonga Bergerak

8 Oktober 2026 - 18:29 WITA

UHO Bagikan Buku Tabungan KIP Kuliah bagi Mahasiswa SNBP dan SNBT 2026

5 Oktober 2026 - 08:34 WITA

Trending di Collection