Menu ✖

Mode Gelap
Cegah Tawuran Pelajar, Kapolda Sultra Beri Edukasi di SMAN 4 Kendari Operasi Patuh Anoa 2026 Dimulai, Pelajar di Kolaka Utara Tak Luput dari Penindakan Kakao Membawa Kolaka Utara Raih Penghargaan OJK di BIK Award 2026 830 Liter Solar Ditemukan dalam Jerigen, Polisi Dalami Dugaan Penjualan BBM Subsidi di Kolut Gabah Dibeli Rp5.500 per Kilogram, Petani Kamisi Berharap Bulog Turun Menyerap Hasil Panen Pangan Murah Bukan Solusi Tunggal, Wabup Kolut Dorong Penguatan Produksi Lokal

Uncategorized

Cegah Tawuran Pelajar, Kapolda Sultra Beri Edukasi di SMAN 4 Kendari

badge-check


 Cegah Tawuran Pelajar, Kapolda Sultra Beri Edukasi di SMAN 4 Kendari Perbesar

KENDARI WARTASUAR.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa SMA Negeri 4 Kendari melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Senin (26/10/2026). Kegiatan ini bertujuan mencegah tawuran antarpelajar sekaligus membentuk karakter generasi muda yang positif.

 

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Sultra, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Mukhtar, Kepala SMAN 4 Kendari Yakob Simson Barthimeus, tenaga pendidik, serta para siswa.

 

Program Polisi Peduli Pendidikan merupakan bagian dari program prioritas Kapolri bertajuk Polisi Bersama Masyarakat. Melalui program ini, kepolisian berupaya memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.

 

Dalam arahannya, Himawan Bayu Aji mengajak para siswa untuk menjauhi perilaku negatif, menjaga pergaulan, serta bijak menggunakan media sosial. Ia juga mengingatkan pelajar agar tidak mudah terpengaruh fenomena fear of missing out (FOMO), yakni kecemasan tertinggal dari tren atau aktivitas yang dilakukan orang lain.

 

“Ini bagian dari program Bapak Kapolri, yakni Polisi Bersama Masyarakat. Salah satunya Polisi Peduli Pendidikan. Hari ini saya secara pribadi memberikan motivasi kepada anak-anak SMA Negeri 4 Kendari agar bisa berperilaku positif,” ujarnya.

 

Menurut Himawan, pembinaan pelajar tidak cukup dilakukan melalui pemberian motivasi dan edukasi semata. Diperlukan tindak lanjut melalui kerja sama dengan pihak sekolah dan instansi terkait agar potensi siswa dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

 

Ia mengatakan, Polda Sultra akan berkomunikasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) serta melibatkan tenaga asesor untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki siswa maupun kebutuhan pengembangan sekolah.

 

“Kita tidak hanya memberikan motivasi dan edukasi, tetapi juga berkomunikasi dengan kepala sekolah dan kepala dinas terkait tindak lanjutnya. Kami akan berkomunikasi dengan BLK dan asesor untuk melihat potensi yang dimiliki SMAN 4 Kendari serta anak didiknya,” jelasnya.

 

Terkait pencegahan tawuran, Kapolda mengungkapkan terdapat sejumlah faktor yang dapat memicu konflik antarpelajar. Salah satunya adalah kebanggaan berlebihan terhadap identitas pribadi, kelompok, atau sekolah yang berujung pada perilaku merugikan.

 

Selain itu, media sosial juga dapat menjadi pemicu ketika informasi yang beredar diterima tanpa verifikasi. Karena itu, siswa diminta tidak mudah terprovokasi oleh unggahan maupun ajakan yang berpotensi memicu perselisihan.

 

Faktor lainnya adalah penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang dapat memengaruhi kondisi dan perilaku seseorang. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui edukasi, pengawasan, serta keterlibatan aktif sekolah, keluarga, dan kepolisian.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Mukhtar, mengapresiasi langkah Polda Sultra yang terlibat langsung dalam pembinaan karakter peserta didik.

 

Ia menilai kolaborasi antara kepolisian dan dunia pendidikan penting untuk memperkuat langkah preventif terhadap berbagai persoalan sosial yang dapat mengancam perkembangan generasi muda.

 

“Keterlibatan aktif aparat kepolisian diharapkan mampu membantu para guru dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang generasi muda di Sultra,” ujarnya.

 

Apresiasi serupa disampaikan Kepala SMAN 4 Kendari, Yakob Simson Barthimeus. Ia menyebut kunjungan Kapolda Sultra bersama rombongan menjadi momentum penting bagi sekolah dalam meningkatkan motivasi dan semangat belajar para siswa.

 

Menurut Yakob, kunjungan tersebut merupakan yang pertama dilakukan Kapolda Sultra beserta rombongan ke SMAN 4 Kendari dalam kurun waktu sekitar 30 tahun terakhir.

 

Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong para siswa menjadi pribadi yang berkarakter baik, berprestasi, serta mampu meraih cita-cita untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

 

Pihak sekolah juga berharap pendampingan dan sosialisasi dari kepolisian dapat dilaksanakan secara berkala, terutama dalam membangun mental pelajar dan mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja.

 

Kegiatan Polisi Peduli Pendidikan di SMAN 4 Kendari ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif antara Kapolda Sultra dan para siswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun komunikasi yang lebih dekat antara kepolisian dan pelajar dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman serta bebas dari tawuran. (End)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Operasi Patuh Anoa 2026 Dimulai, Pelajar di Kolaka Utara Tak Luput dari Penindakan

26 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Kakao Membawa Kolaka Utara Raih Penghargaan OJK di BIK Award 2026

25 Oktober 2026 - 04:53 WITA

830 Liter Solar Ditemukan dalam Jerigen, Polisi Dalami Dugaan Penjualan BBM Subsidi di Kolut

24 Oktober 2026 - 04:47 WITA

Gabah Dibeli Rp5.500 per Kilogram, Petani Kamisi Berharap Bulog Turun Menyerap Hasil Panen

23 Oktober 2026 - 05:14 WITA

Pangan Murah Bukan Solusi Tunggal, Wabup Kolut Dorong Penguatan Produksi Lokal

22 Oktober 2026 - 17:06 WITA

Trending di Headline