Menu

Mode Gelap
Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas Berantas Korupsi, Kejari Kolaka Selamatkan Rp 84,7 Juta Uang Negara Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

Headline

Dukung Reklamasi dan Konservasi, PT Vale Hadirkan Nursery Terbesar di Sultra

badge-check


 Dukung Reklamasi dan Konservasi, PT Vale Hadirkan Nursery Terbesar di Sultra Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat PT Vale Indonesia melalui pembangunan nursery berkapasitas hingga 1 juta bibit pohon per tahun di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

Fasilitas pembibitan yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare ini terintegrasi dengan kawasan Kebun Raya Kolaka yang memiliki total luas sekitar 59 hektare. Nursery tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta bibit pohon setiap tahun dan menjadi pusat pembibitan terbesar di wilayah Sulawesi Tenggara.

Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Bernadus Irmanto, mengatakan bahwa pembangunan Nursery ini bukan sekadar fasilitas pendukung operasional perusahaan, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang dalam mendukung program reklamasi dan rehabilitasi lahan pasca tambang di Bumi Mekongga.

“Pembangunan pusat pembibitan ini merupakan simbol keseriusan kami dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pelestarian lingkungan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah pembangunan membawa manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” ujar Bernadus Irmanto.

Nursery ini memproduksi berbagai jenis tanaman, mulai dari tanaman cepat tumbuh untuk kebutuhan reklamasi lahan, hingga flora endemik Sulawesi Tenggara seperti kayu kuku dan kalapi. Selain itu, juga dikembangkan berbagai tanaman buah seperti mangga, jambu mete, rambutan, durian, dan alpukat.

Tak hanya sebagai fasilitas produksi bibit, kawasan Nursery ini juga dirancang menjadi pusat edukasi lingkungan dan konservasi keanekaragaman hayati.

“Pelajar, komunitas, dan masyarakat umum dapat memanfaatkan kawasan ini sebagai ruang belajar terbuka tentang pentingnya pelestarian alam dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Kolaka H. Amri mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi atas komitmen PT Vale Indonesia yang turut mendukung pelestarian lingkungan di Kabupaten Kolaka.

“Peresmian Nursery ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol kolaborasi kuat antara sektor industri dan upaya pelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Kolaka,” katanya.

Menurutnya, kemajuan ekonomi melalui sektor pertambangan harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab ekologis demi menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Nursery di kawasan Kebun Raya Kolaka merupakan langkah strategis dalam mendukung fungsi kebun raya sebagai pusat konservasi tumbuhan, penelitian ilmiah, pendidikan lingkungan, wisata alam, serta jasa lingkungan.

“Saya berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan PT Vale Indonesia dapat terus terjalin demi mendukung pelestarian lingkungan dan pengembangan ilmu pengetahuan di daerah. Jadi mari kita jaga bersama aset ini, agar menjadi warisan yang bisa dibanggakan untuk generasi mendatang,” tutupnya. (HRN)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern

11 September 2026 - 10:19 WITA

Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana

10 September 2026 - 22:12 WITA

Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah

10 September 2026 - 16:36 WITA

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas

2 September 2026 - 13:10 WITA

Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

23 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Trending di Headline