Menu

Mode Gelap
Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas Berantas Korupsi, Kejari Kolaka Selamatkan Rp 84,7 Juta Uang Negara Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

Headline

Tinjau Kawasan Industri IPIP, Komisi V DPR RI Dukung Keberlanjutan Investasi

badge-check


 Tinjau Kawasan Industri IPIP, Komisi V DPR RI Dukung Keberlanjutan Investasi Perbesar

WARTASUAR.COM, KOLAKA  – Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kolaka, khususnya di kawasan PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) pada Jumat (28/11/2025). Kunjungan di kawasan industri ini menegaskan dukungan parlemen terhadap investasi di Sulawesi Tenggara.

Dalam kunjungannya, Komisi V DPR RI dipimpin langsung oleh Lasarus, selaku Ketua Komisi V DPR RI. Hadir pula Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae dan Andi Iwan Darmawan Aras, serta sejumlah anggota. Rombongan Komisi V DPR RI disambut dengan hangat oleh Bupati Kolaka, Amri, bersama jajaran Forkopimda Kolaka. Pertemuan pada kali ini diselenggarakan di Kawasan IPIP, yang ditunjuk oleh pemerintah sebagai penyelenggara.

CEO IPIP, Ning Jiancheng, bersama tim manajemennya hadir dalam rapat kerja yang dipimpin oleh Komisi V DPR RI, Lasarus, di ruang rapat IPIP. Tidak hanya berpartisipasi dalam rapat, Ning Jiancheng juga mendampingi Lasarus beserta delegasinya dalam peninjauan langsung ke area kawasan industri IPIP.

Dalam kunjungan di ruang rapat IPIP, Komisi V DPR RI didampingi oleh Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, Roy Rizali Anwar beserta jajaran, dan jajaran Kementerian Perhubungan untuk menyampaikan laporan kinerja, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan akses jalan, bandara, dan pelabuhan.

Bupati Kolaka, Amri, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Komisi V DPR RI yang telah melakukan kunjungan kerja di Bumi Mekongga, khususnya di wilayah Pomalaa–salah satu pusat aktivitas industri dan pertumbuhan ekonomi daerah. Kunjungan ‎ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap keberlanjutan investasi di daerah.

Pada kesempatan ini, Amri menyampaikan bahwa progres pembangunan smelter IPIP berjalan sesuai rencana tanpa hambatan berarti.
‎‎Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, menegaskan dukungan terhadap keberlanjutan investasi IPIP di Kolaka. Politisi PDI Perjuangan ini pun berharap agar kehadiran Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Kolaka dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Kolaka ini kaya akan sumber daya alam, utamanya nikel. Mudah-mudahan semua pekerjaan di sini dapat berjalan lancar,” ujar Lasarus.
‎Harapan yang sama juga disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae. Kata dia, Kolaka memiliki potensi pertumbuhan ekonomi yang sangat strategis sehingga layak mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat.

‎Kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ke kawasan industri IPIP berjalan dengan baik. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat dukungan parlemen terhadap keberlanjutan investasi IPIP di Kabupaten Kolaka. (HRN)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Optimalkan Produksi Beras, Pemkab Kolaka Siapkan Lahan untuk Penggilingan Padi Modern

11 September 2026 - 10:19 WITA

Peduli Masyarakat, Pemkab Kolaka Siapkan Cadangan 30 Ton Beras Untuk Penanganan Bencana

10 September 2026 - 22:12 WITA

Tekan Inflasi, Pemkab Kolaka Laksanakan Gerakan Pangan Murah

10 September 2026 - 16:36 WITA

Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, ANTAM UBP Nikel Kolaka Perkuat Budaya Kerja Amanah, Peduli dan Berintegritas

2 September 2026 - 13:10 WITA

Ketua DPRD Kolaka Bantah Terlibat Proyek APBN, Layangkan Somasi ke Media

23 Agustus 2026 - 21:04 WITA

Trending di Headline